Rabu, 11 September 2013

// // Leave a Comment

Teknik Menambah Kolom dibawah header





Menambahkan 1 Kolom dibawah Header

Pada umunnya kolom di bawah header di gunakan untuk memasang gambar, navbar, teks, atau teman ingin memasang foto-foto temen yang paling narsis  heeeee. Langkah - langkah yang perlu sobat perhatikan adalah :



1.  Login bloger teman.
2.  Klik tata letak atau layout.
3.  Pilih Edit HTML.
4.  Sebelum memulai pengeditan alangkah baiknya temen sekalian membackup datanya terlebih dahulu, caranya pilih Download Template Lengkap.
5.  Cari kode ]]></b:skin> ,agar lebih mudah anda bisa menekan Ctrl + F, kemudian paste kode tersebut di sebelah tulisan Find.
6.  Paste copy berikutdan paste diatas kode ]]></b:skin>
#satu_kolom{
margin:10px 0;
padding:1%;
width:98%;
}
7.  Copy kode berikut ini
<div id="satu_kolom">
<b:section class='header' id='satukolomajah' preferred='yes'/>
</div>
8.  Paste di bawah kode ini
<div id='header-wrapper'>
<b:section class='header' id='header' maxwidget="1" showaddelement="no">
<b:widget id='Header1' locked='true' title='test (Header)' type='Header'/>
</b:section>
</div>
9.    Simpan template
10.  Lihat perubahannya pada tata letak.

Menambah 2 Kolom Dibawah Header


Sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan bagaimana caranya menambah widget di bawah kolom header, kali ini saya akan menerangkan sedikit tentang bagaimana caranya menambah 2 kolom widget dibawah header..

1.  Login bloger teman.
2.  Klik tata letak atau layout.
3.  Pilih Edit HTML.
4.  Sebelum memulai pengeditan alahkah baiknya temen sekalian membackup datanya terlebih dahulu, caranya pilih Download Template Lengkap.
5.  Centang
6.  Cari kode ]]></b:skin>,agar lebih mudah  anda bisa menekan Ctrl + F, kemudian paste kode tersebut di sebelah tulisan Find.
7.  Paste kode berikut di atas kode ]]></b:skin>;
#dua-kolom-dibawah-header {
clear:both;
}
.dua-kolom {
}
8.  Copy kode berikut ini
</div>
<div id='dua-kolom-dibawah-header'>
<div id='kolom1' style='width: 50%; float: left; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom1' preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='kolom2' style='width: 50%; float: right; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom2' preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div> 
9.   Paste di atas kode ini <div id='main-wrapper'>
10. Simpan tempalte.
11. Lihat perubahannya pada tata letak.

Menambah 3 Kolom Dibawah Header


1.  Login bloger teman.
2.  Klik tata letak atau layout.
3.  Pilih Edit HTML.
4.  Sebelum memulai pengeditan alahkah baiknya temen sekalian membackup datanya terlebih dahulu, caranya pilih Download Template Lengkap.
5.  Centang
6.  Cari kode ]]></b:skin>,agar lebih mudah anda bisa menekan Ctrl + F, kemudian paste kode tersebut di sebelah tulisan Find.
7.  Paste kode berikut di atas kode ]]></b:skin>
#tiga-kolom-dibawah-header {
clear:both;
}
.tiga-kolom {
}
8.  Copy kode berikut
<div id='tiga-kolom-dibawah-header'>
<div id='kolom1' style='width: 35%; float: left; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='tiga-kolom' id='kolom1' preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='kolom2' style='width: 35%; float: center; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='tiga-kolom' id='kolom2' preferred='yes' style='float:center;'/>
</div>
<div id='kolom3' style='width: 30%; float: right; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='tiga-kolom' id='kolom3' preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div>
9.  Paste di atas kode ini <div id='main-wrapper'>

Catatan
Jika sobat awalnya mengikuti dari membuat 2 kolom di bawah header, (sekali lagi hanya bagi yang mengikuti dari cara membuat 2 kolom di bawah header) sobat hanya tinggal mengganti kode berikut :
</div>
<div id='dua-kolom-dibawah-header'>
<div id='kolom1' style='width: 50%; float: left; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom1' preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='kolom2' style='width: 50%; float: right; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom2' preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div>
menjadi :
</div>
<div id='dua-kolom-dibawah-header'>
<div id='kolom1' style='width: 35%; float: left; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom1' preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='kolom2' style='width: 35%; float: right; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom2' preferred='yes' style='float:center;'/>
</div>
<div id='kolom3' style='width: 30%; float: right; margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='dua-kolom' id='kolom3' preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div>
(tempatnya tetap sama di atas kode <div id='main-wrapper'> jangan ditambah tapi di ganti>

10. Simpan tempalte. 

11. Lihat perubahannya pada tata letak. 
Semoga teknik ini bermanfaat
Read More

Selasa, 10 September 2013

// // Leave a Comment

Menambah Kolom diatas footer





Cara Membuat Multi Kolom di Footer Blogspot

1. Login ke Blogger
2. Pilih Template => Edit HTML
3. Backup template (Download Full Template)
4. Tekan F3, cari kode ]]></b:skin> lalu letakkan kode berikut diatasnya

#footer-column-divide {clear:both;}.footer-column {padding: 10px;}

5. Selanjutnya cari kode seperti dibawah ini

<div id='footer-wrapper'>
<b:section class='footer' id='footer' showaddelement='yes'/>
</div>

atau bisa juga cari kode seperti dibawah ini

<div id='footer'>
<b:section class='footer' id='footer' showaddelement='yes'/>
</div>

6. Letakkan kode berikut dibawah kode <b:section class='footer' id='footer' showaddelement='yes'/> atau <b:section class='footer' id='footer' />

Apabila tidak ada kode <b:section class='footer' id='footer' showaddelement='yes'/> maka tambahkan aja kode berikut dibawah <div id='footer'>

Menambah 2 Kolom Diatas Footer

<div id='footer-column-divide'>

<div id='footer1' style='width: 50%; float:left;
margin:0; text-align:left;'>
<b:section class='footer-column' id='col1'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div id='footer2' style='width: 50%; float: left;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col2'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div style='clear:both;'/>
</div>


Menambah 3 Kolom Diatas Footer

<div id='footer-column-divide'>

<div id='footer1' style='width: 33%; float:left;
margin:0; text-align:left;'>
<b:section class='footer-column' id='col1'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div id='footer2' style='width: 33%; float: left;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col2'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div id='footer3' style='width: 33%; float: right;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col3'
preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>

<div style='clear:both;'/>
</div>



Menambah 4 Kolom Diatas Footer

<div id='footer-column-divide'>

<div id='footer1' style='width: 25%; float:left;
margin:0; text-align:left;'>
<b:section class='footer-column' id='col1'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div id='footer2' style='width: 25%; float: left;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col2'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>

<div id='footer3' style='width: 25%; float: right;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col3'
preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>

<div id='footer4' style='width: 25%; float: right;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col4'
preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>

<div style='clear:both;'/>
</div>
 
Semoga teknik ini bermanfaat
Read More

Minggu, 08 September 2013

// // Leave a Comment

Teknik Merubah Blog Dofollow menjadi Nofollow





Berikut langkah-langkahnya :
1. Login blogger anda.
2. Masuk ke Design, lalu klik Edit HTML.
3. Centang pada Expand Widget Tmplate.
4. Setelah itu, cari kode berikut <a expr:href='data:comment.authorUrl' rel='nofollow'>. Caranya tekan CTRL+F, lalu pastekan kode tadi.
5. Ganti huruf n pada kata nofollow menjadi d, sehingga menjadi dofollow.

 
Semoga teknik ini bermanfaat
Read More
// // Leave a Comment

Arti blog dofollow dan nofollow





Pada postingan kali ini saya akan membahas perbedaan "doffollow blog" dan "noffollow blog". Biasanya default blog kita adalah nofollow. Bagi sebagian blogger biasanya merubah nofollow blog menjadi dofollow untuk memperbanyak backlink.

- Pengertian Dofollow :
Dofollow adalah istilah untuk web atau blog jika kita memberikan komentar ke blog tersebut maka berarti kita menaruh link ke blog tersebut dan dihitung sebagai backlink oleh google. Blog atau web yang berstatus dofollow lebih banyak komentarnya di bandingkan blog atau web yang berstatus nofollow. Dikarenakan bila kita berkomentar, kita akan mendapatkan backlink gratis

- Pengertian Nofollow :
Nofollow adalah istilah untuk web atau blog , sebaliknya jika kita memberikan komentar ke blog tersebut maka berarti kita tidak menaruh link ke blog tersebut dan tidak dihitung sebagai backlink oleh google. Namun tetap orang lain bisa berkunjung melalui link yang kita pasang melalui komentar. Blog atau web yang berstatus nofollow lebih sedikit komentarnya di bandingkan blog atau web yang berstatus Nofollow. Dikarenakan bila kita berkomentar, kita tidak mendapatkan backlink gratis.


- Kelebihan dofollow :
> Blog ini disukai pembacanya karena memberikan manfaat berupa backlink gratis.
> Blog banyak masukan komentar kritik dan saran yang membangun
> Pemilik blog dianggap orang yang memiliki jiwa sosial
> Meningkatkan pageview blog
> Hubungan silaturahim juga semakin kuat

- Kekurangan dofollow :
> Banyak spammers yang memberi komentar seperti PTC scam atau bisnis scam yang berkunjung. Namun tidak masalah jika kita menghapusnya.
> Terkadang karena terlalu banyak link, blog malah dibanned google. Dan alhasil diseo kan turun


- Kelebihan nofollow :
> Blog sobat Aman dari gangguan spammers yang mencari backlink asal-asalan.
> Lebih diminati google dalam hal seo, dikarenakan mesin google lebih suka jenis ini.
> Komentar dalam blog adalah murni karena kemanfaatan blog kita.
> Pagerank yang kita dapat murni dan stabil. Tidak cepat naik atau cepat turun. Namun naik berlahan namun pasti.

- Kekurangan nofollow :
> Tidak ada yang memberi komentar atau sedikit, namun saya yakin jika isinya bermanfaat pasti ada yang sudi memberikan komentar.
>Pemilik blog dianggap apatis, ini juga kurang tepat. Karena pemilik blog biasanya akan lebih senang untuk bertukaran link dan saya yakin dia sangat suka.
> Lebih rentan ditinggal pembaca untuk blog baru.

Semoga teknik ini bermanfaat
Read More

Kamis, 05 September 2013

// // Leave a Comment

Teknik budidaya Cempedak


Menanam Cempedak
 
Cempedak adalah tanaman buah yang cukup menggiurkan untuk dibudidayakan.  Sebagian orang yang sensitive bahkan lebih tertarik membudidayakan cempedak dibandingkan durian. Selain itu, sangat sedikit orang yang serius membudidayakan cempedak ini, jadi harganya pun hampir selalu melambung


jika kita perhatikan, durian yang sudah mulai berbuah akan menghasilkan 10-20 buah dengan nilai jual berkisar 30.000 per buah, jadi sekitar 300.000 � 600.000 per pohon. Namun ditahun kedua produktif, durian menghasilkan buah dengan produktifitas yang hanya sedikit meningkat.
Jika kita lihat tanaman cempedak, harga cempedak berkisar 10.000 � 15.000 per kilo dengan kisaran sekitar 1-3 kilo per buah. Hal yang menggiurkan, ditahun pertama cempedak produktif berbuah, satu puhon rata-rata berbuah 50-100 buah. Berarti satu puhon bernilai sekitar 500.000 � 1 juta rupiah. Dan yang lebih menarik, ditahun kedua produktif, tanaman cempedak bisa berbuah 2 -5x lipat.
Sebagai contoh, saya memiliki pohon cempedak yang tahun lalu adalah awal berbuah. Tak tanggung �tanggung, ada satu pohon ada yang berbuah sekitar 300 buah. Dan tahun ini, pohon yang satu itu kembali berbuah. Cempedak tidak seperti durian, dia berbuah secara berangsur, jadi panennya pun bisa 3-5x panen. Dan Alhamdulillah, dari satu pohon cempedak itu, saya sudah memanen dua kali dengan hasil sekitar 500kg, dan itu pun masih lebih dari separo yang belum dipnen.
Yah, semua itu hanya sedikit gambaran tentang prospek berkebun cempadak. Namun harus kita ingat, setiap kita berusaha, sebelum hasil selalu ada harga yang harus kita bayar, yakni kerja keras dan ketekunan.
Disini yang akan kita bahas adalah cara menanam dan memelihara cempedak hingga berbuah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengusahakan agar cempedak berbuah maksimal dan bagus.
1.     Memilih bibit
Hal pertama harus diperhatikan adalah memilih bibit. Bibit yang terbaik adalah biji dari buah cempedak yang matang dipohon. Pilihlah biji yang lebih bulat dan besar. Kemudian tanam biji-biji tersebut dalam polibek berukuran satu liter. Siram secara rutin sampai setengah tahun, batu tanaman siap ditanam.

2.    Jarak tanam
Jarak tanam akan memepengaruhi  jumlah buah yang akan dihasilkan. Karena cempedak adalah jenis tanaman keras yang memiliki batang yang besar dan daun yang sangat rimbun, maka jarak tanam harus lebar, 10x10 meter atau 12x12 meter. Jika jarak tanam terlalu dekat, pohon tidak akan memiliki banyak dahan dan tentunya buahnya juga akan lebih sedikit.

3.    Jenis tanah
Cempedak termasuk jenis tanaman yang bisa menyesuaikan dengan lingkungan hidupnya. Hamper semau jenis tanah bisa ditumbuhinya. Namun daerah terbaik adalah daerah yang tanahnya tidak terlalu sering tergenang air, dalam artian air ada namun mudah meresap, bukan menggenangi.

4.    Pembersihan rumput liar
Pada masa pembesaran tanaman, rumput sebaiknya  jangan disemprot, cukup dipangkas dan dibiarkan kering disekitar akar tanaman. Ini cukup berguna sebagai pupuk organic. Jika disemprot, pertumbuhan akar tanaman juga terganggu, akibatnya tanaman akan menjadi kuning. Apalagi jika tanaman sudah akan berbuah, akan beresiko gagal berbuah atau buah rasanya masam dan hambar.

5.    Pembersihan akar
Ketika kita melihat pada ujung daun mulai bermunculan seperti bakal buah yang kecil-kecil (sebenarnya merupakan bunga cempedak) atau mulai bermunculan tunas-tunas pada batang dan dahan tanaman, itu tandanya tanaman akan segera berbuah. Pada keadaan ini, kita harus segera melakukan pembersihan rumput pengikisan dedaunan kering disekitar akar. Gunakan pengerok sampah hingga diemeter sekitar 3 - 4m, lebih lebar lebih baik. tumpuk rerumputan serta dedaunan tersebut karena nanti akan dipakai untuk pengasapan.
Ini dilakukan agar akar tanaman memperoleh cukup oksigen dan tanah disekitar akar tidak lembab-basah. Manfaat dari pembersihan akar seperti ini sangat besar. Jika dilakukan menjelang berbuah, maka buahnya akan semakin lebat dan mengurangi resiko busuknya buah. Dan yang tak kalah pentingnya, tunas buah lebih cepat keluar sehingga berbuah sedikit lebih awal dari yang lainnya.

6.    Pembungkusan buah
Buah cempedak yang mulai membesar perlu dibungkus untuk mengurangi resiko busuk oleh ulat, lalat buah serta serangan mangsa seperti tupai. Besar buah kira-kira sudah melebihi ukuran baterai atau hamper seperti pergelangan tangan. Jika masih terlalu kecil, jangan dibungkus dulu karena proses penempelan serbuk sari masih berlangsung. Pembungkus yang paling aman adalah kantong plastic. Pilihlah kantong plastic yang sesauai ukurannya, jangan terlalu kecil. Lubangi bagian bawah plastic sekitar 2-3cm dan bungkus buah satu persatu. Ingat, buah dibungkus satu-satu, bukan per tangkai.
Pembungkus yang plaing baik adalah kantong plastic berwarna hitam. Sebab, tupai tidak akan memakan buah yang dibungkus, terutama dengan pem bungkus hitam. Jika di daerah anda sering terjadi serangan monyet atau monyet hitam, maka jangan sekali-kali menggunakan kantong plastic putih atau plastic berwarna. Itu justru menjadi benda menarik bagi mereka.

7.    Pengasapan
Pengasapan ini sangat perlu, gunanya adalah mengusir lalat  buah yang menyebabkan  busuknya buah. Pengasapan dilakukan dengan membakar dedaunan dan rerumputan yang sudah ditumpuk-tumpik tadi. Ingat, ketika pembakaran usahakan supaya keluar asap tebal, bukan kobaran apinya.

8.    Pembersihan buah yang rusak
Pembersihan buah yang rusak harus segera dilakukan ketika kita melihat ada buah yang rusak. Buah langsung dipetik dan jauhkan dari pohon. Atau dimasukkan kedalam api pengasapan. Jika terlambat maka buah yang lain beresiko besar ikut busuk tertama buah yang tidak terjangkau untuk dibungkus. Dan kadang yang sudah dibungkus pun juga beresiko ikut busuk.

9.    Pemanenan
Pada pohon cempedak, satu tangkai buah biasa berisi 3-10 buah. Jika kita ingin memetiknya, gunakan jarum peniti, tusuk satu buah yang tangkainya paling diatas (dalam satu rumpun tangkai), jika biji terasa keras, berarti buah sudah cukup tua dan bisa dipetik. Dan jangan lupa, dalam satu tangkai biasa ada beberapa buah. Satu rumpun buah hanya bisa dipetik satu buah yang tangkainya paling diatas (ini berarti buah yang dipetik adalah buah yang lebih dulu keluar saat tunas dulu).
Ketika buah yang dipanen adalah buah terkhir, petik buah beserta tangkainya sampai kepangkal tangkai. Sehingga batang  yang dulunya diliputi tunas yang berbuah, menjadi bersih kembali tanpa tunas. Ini sangat berpengaruh pada hasil panen pada musim buah selanjutnya. Jika tunas bekas tangkai buah tidak dibuangi, musim berikutnya pohon akan berbuah lebih sedikit. Ini dikarenakan pohon tidak bisa menghasilkan tunas baru untuk berbuah.
Read More

Selasa, 03 September 2013

// // Leave a Comment

Teknik Membuat Kompos dari Jerami



Cara Pembuatan Kompos Jerami


A. Pengomposan untuk 1 ton bahan organik
  • Siapkan petakan kompos ukuran 1m x 1m x 1,20m atas tanah sawah.
  • Tumpuk jerami, selapis demi selapis setebal 20 cm
  • Setiap lapisan tersebut dibasahi dengan air secukupnya (lembab),
  • Taburkan M-Dec atau disiram dengan cairan M-Dec (1/2 kg M-Dec dalam 10 liter air).
  • Tutup tumpukan jerami yang sudah diberi M-Dec dengan plastik atau terpal warna gelap untuk mempertahankan kelembaban.
  • Lakukan pembalikan dan atau penyiraman seminggu sekali.

Pengomposan jerami padi dengan M-Dec bisa 2 minggu. Kompos yang telah matang berwarna hitam kecoklatan dengan suhu sekitar 30� C, kelembaban 40-60%, dan tidak mengeluarkan bau.

B. Pengomposan di lahan sawah
  • Taburkan jerami secara merata di petakan sawah 7 hari sebelum tanam (olah tanah kedua) dan biarkan tanah dalam kondisi lembab/tidak tergenang.
  • Taburkan M-Dec (4 kg/ha) di atas hamparan jerami.
  • Lakukan pembalikan dan biarkan selama 7 hari.
Cara Pembuatan Kompos Jerami disarikan dari http://carabudidaya.com
Read More

Senin, 02 September 2013

// // Leave a Comment

Teknik Budidaya Bawang Daun


Cara Budidaya Bawang Daun

Nama Latin: Allium fistulosum L.
Nama Inggris: Welsh onion
Famili : LILIACEAE

Pembibitan dengan Persemaian
  • Benih disemaikan dalam bedengan dengan lebar 100-120 cm dan panjang lahan. Tanah diolah sedalam 30 cm campur pupuk kandang yang telah diayak sebanyak 2 kg/m.
  • Bedengan diberi atap plastik bening setinggi 100-150 cm di sisi Timur dan 60-80 cm di sisi Barat.
  • Benih ditaburkan di dalam larikan melintang sedalam 1 cm dengan jarak antar larikan 10 cm.
  • Tutup dengan daun pisang/karung goni basah.
  • Setelah berkecambah penutup dibuka.
  • Penyiraman setiap hari.
  • Tanaman dipupuk dengan pupuk daun sebanyak 1/3 - 1/2 dosis anjuran dengan cara semprot (umur 1 bulan).
  • Bibit berumur 2 bulan dengan ketinggian 10-15 cm siap dipindah tanamkan.


Pembibitan dari Anakan

  • Rumpun yang akan dijadikan bibit berumur 2,5 bulan dan sehat.
  • Rumpun dibongkar bersama akarnya, bersihkan tanah yang menempel dan akar/daun tua.
  • Pisahkan rumpun sehingga didapatkan beberapa rumpun baru yang terdiri atas 1-3 anakan.
  • Buang sebagian daun.
  • Bibit disimpan di tempat lembab dan teduh selama 5-7 hari.


Pengolahan Lahan

  • Pengolahan lahan dilakukan 15-30 hari sebelum tanam. 
  • Pembedengan untuk tanah sawah/tanah darat (lahan kering):
  • Bersihkan areal dari gulma dan batu/kerikil.
  • Olah tanah sedalam 30-40 cm hingga gembur.
  • Buat parit untuk pemasukan dan pengeluaran air.
  • Buat bedengan selebar 80-100 cm, tinggi 30 cm dengan lebar antar bedengan 25-30 cm.
  • Campur merata dengan tanah, 10-15 ton/ha pupuk kandang dan ratakan permukaan bedengan.
  • Pengapuran dilakukan jika tanah ber-pH < 6.5 dengan 1-2 ton/ha kapur dolomit dicampur merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm.l
Penanaman
  • Biasanya ditanaman dengan pola tanam tumpang sari. 
  • Bibit ditanam di antara tanaman utama yang berumur lebih panjang dari bawang daun.
  • Sebelum kanopi tanaman utama saling menutup, bawang daun harus sudah dipanen.
  • Sistem tumpang sari yang sekarang banyak ditanam adalah dengan tanaman cabe, wortel dan sayuran daun lain.
  • Waktu tanam terbaik awal musim hujan (Oktober) atau awal kemarau (Maret).
  • Lubang tanam dibuat pada jarak 20 x 20 cm sedalam 10 cm. Sebelum penanaman, bibit dari persemaian dicabut dengan hati-hati, sebagian akar dan daun dipotong.
  • Sebagian akar dari bibit dari rumpun induk juga dibuang.
  • Rendam dalam larutan fungisida konsentrasi rendah (30-50 prosen dari dosis anjuran) selama 10-15 menit.
  • Tanam bibit dalam lubang dan padatkan tanah di sekitar pangkal bibit pelan-pelan.

Pemeliharaan
  • Penyulaman paling lama 15 hari setelah tanam.
  • Gulma disiangi dua kali, yaitu umur 3-4 minggu dan 6 minggu dengan cangkul/kored.
  • Pembubunan bagian dasar tunas selama 4 minggu sebelum panen
  • Potong tangkai bunga dan daun tua untuk merangsang pertumbuhan anakan.
  • Siram 2 kali sehari
  • Tidak boleh becek/terlalu basah.
  • Penyemprotan pestisida gunakan jika perlu /jika sudah ada tanda-tanda awal munculnya hama dan penyakit.

Hama dan Penyakit
  • Ulat bawang/ulat grayak (Spodoptera exiqua Hbn.) Pengendalian: cara pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan pengendalian kimia dengan Hostathion 40 EC, Orthene 75 SP, Cascade 50 EC atau dengan perangkap ngengat.
  • Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn.) Pengendalian mekanis: mengumpulkan ulat di malam hari, menjaga kebersihan kebun dan pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae. Pengendalian kimia: umpan beracun yang dipasang di malam hari berupa campuran 250 gram Dipterex 95 Sl 125, 10 kg dedak dan 0,5 gram gula merah dan dilarutkan dalam 10 liter air; Insektisida berupa Dursban 20 EC atau Hostahion 40 EC.
  • Thrips/kutu loncat/kemeri (Thrips tabbaci Lind.) Pengendalian: pergiliran tanaman bukan Liliaceae; menanam secara serempak; memasang perangkap serangga berupa kertas/dengan insektisida Mesurol 50 WP.
  • Bercak ungu (Alternaria porri (Ell.) Cif.) Pengendalian: cara perbaikan tata air tanah, pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan menggunakan bibit sehat. Fungisida yang digunakan adalah Antracol 70 WP, Dithane M-45, Orthocide 50 WP atau Difolatan 4F.
  • Busuk daun/embun tepung (Peronospora destructor (Berk.) Casp) Pengendalian: menggunakan benih/bibit sehat, rotasi tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan fungisida Dithane M-45, Antracol 70 WP atau Daconil 75 SP.
  • Busuk leher batang (Bortrytis allii Munn.) Gejala: leher batang menjadi lunak, berwarna kelabu, bentuknya menjadi bengkok dan busuk. Pengendalian: pergiliran tanaman bukan Liliacea, penggunaan benih/bibit sehat, meningkatkan kebersihan kebun dan tanaman dan fungisida Dithane M-45 atau Daconil 75 WP.
  • Antraknose (Collectotrichum gleosporiodes Penz.) Gejala: daun bawah rebah, pangkal daun mengecil dan tanaman mati mendadak. Pengendalian: menggunakan bibit/benih sehat, perbaikan tata air, rotasi tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae, mencabut tanaman yang sakit dan fungisida Antracol 70 WP dan Daconil 75 WP.

Panen
  • Umur Panen 2,5 bulan setelah tanam. 
  • Jumlah anakan maksimal (7-10 anakan), beberapa daun menguning.
  • Seluruh rumpun dibongkar dengan cangkul/kored di sore hari/pagi hari.
  • Bersihkan akar dari tanah yang berlebihan.

7. Pascapanen

  • Bawang daun kumpulkan di tempat yang teduh, dicuci bersih dengan air mengalir/disemprot, lalu ditiriskan.
  • Diikat dengan tali rafia di bagian batang dan daunnya.
  • Berat tiap ikatan 25-50 kg.
  • Daun bawang disortir berdasarkan diameter batang: kecil (1,0-1,4 cm) dan besar (1,5-2 cm)
  • Lalu dicuci dengan air bersih yang mengalir/disemprot dan dikeringanginkan.
  • Ujung daun dipotong sekitar 10 cm.
  • Simpan pada temperatur 0,8-1,4o C sehari semalam untuk menekan penguapan dan kehilangan bobot
  • Pengemasan di dalam peti kayu 20 x 28 cm tinggi 34 cm yang diberi ventilasi dan alasnya dilapisi busa. Atau di dalam keranjang plastik kapasitas 20 kg
Read More